Showing posts with label CEA. Show all posts
Showing posts with label CEA. Show all posts

Sunday, 6 February 2022

Contoh Review Jurnal Mata Kuliah Teknik Sipil : Analisis Struktur Metode Matriks

 


        Analisis struktur metode matrik secara umum dibedakan dalam dua metode, yaitu metode gaya (fleksibilitas) dan metode perpindahan (kekakuan). Metode gaya dalam penyusunan persamaan matrik strukturnya didasarkan perpindahan satu satuan yang selaras. Kemudian nilai perpindahan yang selaras tersebut digunakan untuk mendapatkan matrik gaya nodal, sedangkan metode perpindahan di dalam persamaan matrik struktur didasarkan pada gaya nodal ekivalen yang besarnya bergantung pada beban yang bekerja. Dengan beban nodal yang diketahui atau dari beban bentang yang dikonversi ke beban nodal tersebut selanjutnya digunakan untuk mendapatkan perpindahan titik nodal dan pada akhirnya untuk mencari gaya elemen baik dalam sumbu global maupun dalam sumbu lokal.

Persamaan umum analisis strukur metode matrik terbagi atas 2 metode yaitu sebagai berikut:

[Baca selengkapnya di file pdf berikut ini] KLIK:


Download Button

Baca selengkapnya

Sunday, 23 January 2022

Contoh Penerapan Distribusi Probabilitas/Peluang pada Teknik Sipil



Contoh 1:

Di suatu lokasi yang kadang-kadang terdapat angin kencang hendak didesain struktur gedung tinggi dengan umur guna 500 tahun. Untuk menentukan besarnya beban angin rencana perlu diketahui kecepatan angin maksimum 500 tahunan. Misalkan berdasarkan data kecepatan angin yang tersedia dapat disimpulkan bahwa distribusi kecepatan angin maksimum tahunan di lokasi itu adalah normal, dengan rata-rata 100 km/jam dan deviasi standar 25 km/jam. Berapa kecepatan angin nominal rencana, bila sebagai nilai nominal itu diambil nilai median kecepatan angin maksimum 500 tahunan.

Contoh ini dapat diselesaikan dengan metode distribusi asimtotik

 

Distribusi asimtotik merupakan.....[SELENGKAPNYA ADA DI FILE PDF BERIKUT]


Dapatkan file selengkapnya dalam bentuk pdf. KLIK:

Download Button

Baca selengkapnya

Sunday, 5 December 2021

LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS MENGGUNAKAN APLIKASI SAP2000 DARI PEMODELAN – RUNNING ANALYSIS

 


Program SAP2000 sebagai salah satu program rekayasa Teknik Sipil yang berbeda dengan program komputer pada umumnya. Hal ini disebabkan pengguna program ini dituntut untuk memahami latar belakang metode penyelesaian dan batasan-batasan yang dihasilkan serta bertanggung jawab penuh terhadap outputnya. Program ini digunakan untuk Analisis dan Design struktur menggunakan konsep metode elemen hingga yang didukung dengan analisis Statis, Dinamis, Linear, maupun Nonlinear. Fasilitas design yang disediakan program ini hanya untuk struktur beton dan baja dengan menggunakan peraturan perencanaan dari Amerika, Eropa serta negara lainnya. Perencanaan dengan menggunakan peraturan Indonesia dapat dilakukan dengan cara memodifikasi beberapa faktor reduksi kekuatan. Segala resiko sehubungan dengan pemakaian program ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemakai, seperti pada salah satu disclamer pada setiap tutorial program ini.

Nah, kali ini mimin bagikan kepada teman-teman semua Langkah-langkah Praktis Menggunakan Aplikasi SAP2000 dari Pemodelan hingga Running Analysis yang telah dipraktekan kemudian disusun sebagai artikel oleh Ordeli Yamotuho Zalukhu, S.T.


Dapatkan file selengkapnya dalam bentuk pdf. KLIK:

Download Button

Baca selengkapnya

Tuesday, 7 May 2019

JURNAL STUDI KOMPARASI PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN PETA HAZARD GEMPA INDONESIA 2010 DENGAN PETA SUMBER DAN BAHAYA GEMPA INDONESIA 2017 BERDASARKAN SNI 1726:2012


ABSTRAK

Kondisi tektonik Indonesia yang terletak pada pertemuan lempeng besar dunia dan beberapa lempeng kecil menyebabkan Indonesia berpotensi sering mengalami kejadian gempa. Di Indonesia salah satu langkah penanggulangan bencana yaitu dengan penerbitan Peta Gempa Indonesia dan peraturan kegempaan SNI Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung dan Non Gedung SNI 1726. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan peraturan dan Peta Gempa tersebut terus mengalami perkembangan.  Peta Gempa yang paling terbaru saat ini adalah Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 yang diluncurkan pada tanggal 27 September 2017 yang lalu, total keseluruhan sumber gempa di Indonesia terdiri 295 sumber gempa, yang jauh berbeda dengan Peta Hazard Gempa Indonesia 2010.

Tujuan dari penelitian ini, melakukan studi komparasi antara Peta Hazard Gempa Indonesia 2010 dengan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 berdasarkan SNI 1726:2012 terhadap pengaruh penerapan perencanaan dan pengaruh beban gempa pada suatu gedung. Objek penelitian dalam studi ini yaitu gedung Digital Library Universitas Negeri Yogyakarta terdiri dari 5 lantai utama dan lantai atap, yang berlokasi di Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dibangun pada bulan Agustus sampai Desember 2017.

Hasil studi komparasi menunjukkan, analisis dengan menggunakan respon spektrum dihasilkan perbedaan percepatan puncak (Sa) mengalami peningkatan 20 %, analisis dengan menggunakan beban statik ekuivalen menunjukkan perbedaan geser dasar sebesar 20 % dari 4518,35 kN menjadi 5647,937 kN. Beban gempa juga mengalami peningkatan, maka hal tersebut berbanding lurus dengan gaya dalam rata-rata yang dihasilkan meningkat, pada gaya geser (SFD) 9,6 %,  momen (BMD) 13,7 %. Sementara analisis simpangan antar lantai dari kedua peta tersebut juga mengalami perbedaan, yaitu 19,91 % pada arah X dan 19,85 % pada arah Y.

Kata kunci: Peta Gempa Indonesia, Respon Spektrum, SNI 1726:2012, Statik Ekuivalen, 


Dapatkan file yang lebih lengkap dalam bentuk pdf. KLIK:

Download Button

Baca selengkapnya

Friday, 27 May 2016

Analisis Struktur 2: Gampang Banget ! Gini Cara Menggambar SFD, NFD dan BMD

Hitung dan gambar SFD, NFD, dan BMD berdasarkan soal berikut !


Nilai a, b, dan c berdasarkan 3 digit NIM terakhir. Contoh: 514 0811 241
Maka 3 digit NIM terakhir: 241

A=2; B=4; C=1


Dapatkan penyelesaian dalam bentuk pdf. KLIK:

Download Button

Baca selengkapnya

Friday, 13 May 2016

Contoh Soal dan Pembahasan Matematika Dasar


TES PEMAHAMAN MATERI

1. Carilah turunan trigonometri dari:
a. y = 2 cosec x – 3 sec x (rumus dasar turunan trigonometri)
b. y = sin x . (1+cos x) (aturan hasil kali I)
c. y = 5 sin4 (2x +π) (aturan pangkat II)

2. Carilah f’’(x) dan f(6)(x) dari:
a. f(x) = -2 sin x
b. f(x) = -x5 + ½ x4 – x2 + 4x -7
c. f(x) = 1√5𝑥−7

3. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x2+2 dititik dengan absis x=1!


4. Tentukan persamaan garis singgung kurva x2 – y + 2x -3=0 yang tegak lurus terhadap garis     x-2y +3 =0! 



Dapatkan penyelesaian dalam bentuk pdf. KLIK:

Download Button

Baca selengkapnya

Analisis Strukur 1: Trick Cepat Menghitung RAV, RBV dan Cek REV/RDV Untuk Struktur



Dapatkan penyelesaian RAV, RBV dan Cek REV/RDV yang lengkap . KLIK:
Download Button

Baca selengkapnya

Sunday, 8 May 2016

Soal Latihan dan Pembahasan Kimia Dasar

1.      Apa yang dimaksud reaksi eksotermis ? Beri contohnya.
2.      Beri contoh reaksi asam-basa.
3.      Buat skema struktur organisasi proyek pembangunan pabrik kimia, sarjana t.sipil ada di seksi mana? dan apa fungsinya ?
4.      Bagaimanakah konsep atom menurut NielsBohr ? Gambar dan jelaskan.
5.      Percobaan bagaimanakah yang dilakukan Rutehrford terkait penemuan elektron?
6.      Buat skema penjelasan suatu unsure dalam table periodic unsur-unsur.
7.      Apa perbedaan antara ikatan ionic dan ikatan kovalen?
8.      Terangkan mekanisme radikal bebas dalam reaksi pembentukan polietilen.
9.      Besioksida (Fe2O3) sebanyak 160 ton dimurnikanmenggunakankarbonmonooksida. Hitungberapabanyakkarbonmonooksida yang diperlukanuntukpemurniantersebutdiketahuiberat atom: Fe=56, O=16, C=12 ton/tonmol).
10.  Berapabanyakudara yang dipakaidalamoksidasibesimenjadibesioksidauntuk 56 kg besi ? (Reaksioksidasi Fe + ¾ O2 ---> ½ Fe2O3, BM Fe=56, O=16) .
11.  Bagaimanakah reaksi kimia pembentukan klinker dalam rotary kiln ?
12.  Sebutkan bahan – bahan untuk membuat cat tembok serta jelaskan fungsinya. Apa yang dimaksud dengan unsure buatan pada table periodic unsur-unsur.
13.  DisebutapakahreaksipemecahanbatukapurmenjadiCaOdanbagaimanakahreaksinya?
14.  Bagaimanakah rumus kepanjangan dari C3S, C2S, C3A, C4AF ? Disebut apakah campuran keempat bahan tersebut?
15.  Buat skema proses pembuatan semen, jelaskan secara ringkas.
16.  Bagaimanakah reaksi hidrasi C3S ?
17.  Bila anda membuat suatu bangunan yang membutuhkan ketahanan terhadap sulfat, tipe semen portlandapa yang anda pilih? jelaskan alasannya.
18.  Bahan kimia retarder apa yang biasanya ditambahkan dalamsemen ? Dan umunya semen tersebutdipakai untuk jenis bangunan apa?
19.  Berapa banyak udara yang dipakai dalam oksidasi besi menjadi besi oksida untuk 1 ton besi ?
20.  Bila anda membuat suatu bangunan yang membutuhkan ketahanan terhadap sulfat, tipe semen portlandapa yang anda pilih? jelaskanalasannya.
21.  Berapa kadar karbon dalam baja ?
22.  Apa fungsi batu kapur dalam pembuatan baja ?
23.  Dalam table periodic unsur-unsur senyawa Fe (ferrum) ada di blok apa? Berikan susunan orbital senyawa Fe tersebut.

24.  Apa yang disebut dengan pig iron, bagaimana membuatnya ?

Jangan khawatir masih ada pembahasannya di sini. KLIK:
Download Button

Baca selengkapnya

Saturday, 7 May 2016

Contoh Proposal Pengajuan Penelitian

------------
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN WADUK ONO GAUKO DI KECAMATAN LAHEWA, KABUPATEN NIAS UTARA, PROVINSI SUMATERA UTARA




Disusun oleh:


Ordeli Yamotuho Zalukhu
NIM: 514 0811 241







FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2015
-----------------------------------------

ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN WADUK ONO GAUKO DI KECAMATAN LAHEWA, KABUPATEN NIAS UTARA, PROVINSI SUMATERA UTARA

A.     Judul Penelitian
Proposal pengajuan penelitian ini mengangkat judul Analisis Penggunaan Alat Berat pada Proyek Pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara.

B.     Latar Belakang
Salah satu sumber daya terpenting yang harus tersedia pada saat melaksanakan kegiatan proyek adalah peralatan konstruksi. Kemajuan dalam teknologi alat konstruksi pada saat ini sangat beragam seiring dengan perkembangan zaman dan pertumbuhan industri pembangunan. Kemajuan kegiatan konstruksi tersebut pada beberapa aspek memerlukan manajemen atau pengelolaan yang dituntut memiliki kinerja, kecermatan, keekonomisan, keterpaduan, ketepatan dan ketelitian serta keamanan yang tinggi dalam mencapai hasil akhir yang sesuai dengan harapan. Sebagaimana diketahui bahwa kegiatan proyek mempunyai keunikan dan karakteristik tersendiri bila dibandingkan dengan aktivitas lainnya, seperti dalam hal organisasi, pengelolaan, pemakaian sumber daya, waktu, biaya, kopleksitas dan lingkup pekerjaan.
Seiring dengan perkembangan teknologi di era industri saat ini kegiatan proyek konstruksi semakin mudah dikerjakan dengan bantuan-bantuan teknologi yang semakin canggih. Kontribusi teknologi dalam dunia konstruksi sangat beragam salah satunya adalah alat berat. Penggunaan alat berat dalam berbagai jenis aktivitas telah banyak dijumpai di berbagai daerah, misalnya proyek konstruksi, pertambangan, pekerjaan tanah, dan berbagai jenis pekerjaan lainnya. Beberapa alasan penggunaan alat berat ini di antaranya yaitu dapat menghemat penggunaan tenaga kerja dan juga mempercepat laju penyelesaian pekerjaan proyek. Namun dalam pemilihan alat berat perlu diperhatikan jenis atau tipe yang sesuai dengan tiap pekerjaan yang akan dilaksanakan, selain itu juga harus mempertimbangkan efisiensi dan produktivitas alat secara cermat.
Peralatan konstruksi merupakan salah satu dari beberapa sumber daya yang harus disediakan bagi pelaksanaan proyek disamping pekerja, metode konstruksi, uang dan material. Bila peralatan konstruksi dipilih secara tepat, digunakan secara efisien, serta dioperasikan dan dipelihara secara baik, maka akan memungkinkan pengelola proyek bisa melaksanakan kegiatan proyek tersebut sesuai dengan rencana dan waktu yang tepat serta penggunaan biaya yang minimal. Sebaliknya pemilihan dan pengelolaan peralatan yang tidak baik akan menghasilkan pelaksanaan yang tidak efisien dan akhirnya mengakibatkan proyek menjadi mahal.
Proyek pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara adalah salah satu proyek konstruksi yang menggunakan alat berat. Sehingga proyek ini membutuhkan menajemen yang baik dalam menentukan efisiensi alat dan durasi penggunaan alat serta biaya yang dibutuhkan. Pada pelaksanaannya, proyek ini dilaksanakan dengan cara mengali tanah hingga berbentuk kolam dengan kedalaman dan luas tertentu. Tujuan pembangunan waduk tersebut adalah untuk menampung air dari saluran sumber air dan mengalirkannya lewat jaringan irigasi ke lahan pertanian setempat.
Secara fungsional alat berat pada proyek pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara ini digunakan pada pekerjaan tanah. Tujuan penggunaan alat berat ini yaitu untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, menghemat tenaga kerja manusia, untuk lebih ekonomis, dan untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Namun, sebagaimana diketahui bahwa tidak selamanya penggunaan alat berat selalu menguntungkan kadang juga bisa merugikan. Hal ini terjadi akibat kurangnya ketelitian dalam pemilihan, pengadaan atau penggunaan alat itu sendiri. Oleh sebab itu, perlu mengetahui efisiensi dan produktivitas alat berat yang digunakan dalam tiap item pekerjaan yang dilaksanakan.

C.     Rumusan Masalah
            Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan di atas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
a.         Apa saja alat berat yang difungsikan pada proyek pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara  ?
b.        Bagaimana efisiensi penggunaan alat berat pada proyek pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara bila dibandingkan dengan hasil perencanaan dan hasil di lapangan ?
c.         Bagaimana produktivitas yang dihasilkan alat berat pada proyek tersebut ?

D.     Batasan Masalah
Agar pembahasan dalam Tugas Akhir ini dapat terfokuskan maka dibuat batasan-batasan masalah sebagai berikut:
a.         Jenis alat yang digunakan terdiri dari hidrolik exavator, dump truck, dan roller.
b.        Estimasi harga alat berat dilakukan berdasarkan waktu produktivitas alat.
c.         Hitungan produktivitas alat hanya dilaksanakan pada pekerjaan tanah yaitu: penggalian, pengangkutan, dan pemadatan.
d.        Analisis produktivitas dump truck didasarkan atas volume galian yang diangkut.

E.     Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat antara lain:
a.         Bagi Ilmu Pengetahuan
Tugas akhir ini diharapkan bisa dikembangkan sesuai dengan teori-teori yang ada dan dihubungkan dengan kenyataan yang terjadi di lapangan. Sehingga dapat menghasilkan pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat baik dalam penerapan di lapangan maupun dalam akademis.
b.       Bagi Perusahaan atau Kontraktor
Tugas akhir ini diharapkan dapat memberi masukan pada perusahaan atau kontraktor untuk dapat memilih konsep atau metode yang digunakan pada pengelolaan atau pemilihan alat berat, sehingga proyek lebih efisien dan dapat mencapai hasil yang diharapkan.


c.              Bagi Peneliti
Penelitian tentang manajemen proyek yang secara khusus berkosentrasi pada efisiensi dan produktivitas alat berat ini, diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah wawasan serta pengetahuan tentang pengelolaan alat berat dalam suatu proyek.

F.      Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah:
a.       Untuk mengetahui jenis alat berat yang digunakan dalam pengerjaan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara.
b.      Untuk mengetahui efisiensi dan produktivitas alat berat yang digunakan.
c.       Untuk mengetahuai estimasi biaya penggunaan alat berat selama proses penggalian waduk.

G.    Tinjauan Pustaka

1. Tinjauan Umum
Dalam bidang teknik sipil, alat berat (heavy equipment) merupakan alat bantu yang digunakan oleh manusia untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berat atau sulit untuk dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia. Alat berat ini biasanya difungsikan dalam melakukan pekerjaan proyek pembangunan atau struktur bangunan. Kesuksesan sebuah proyek ditentukan oleh suatu manajemen yang baik dan teroganisir. Wujud dari kesuksesan proyek itu adalah mendapatkan penyelesaian pekerjaan tepat waktu tanpa menimbulkan suatu kerugian baik di pihak penyadia jasa dan pengguna jasa serta lingkungan sekitar. Perkembangan teknologi menjadi salah satu solusi untuk mencapai kesuksesan proyek pembangunan pada era global saat ini. Dengan adanya teknologi seperti alat berat pada proyek dapat mengantikan tenaga manusia secara berlipat ganda, menjadi mudah dikerjakan dan dapat menghemat waktu.

2. Penelitian Terdahulu Yang Berkaitan
Sebagai bahan referensi untuk penelitian ini, maka saya memaparkan penelitian yang sudah pernah dilaksanakan. Salah satu penelitian yang pernah dilaksanakan sebagai berikut:

            Penelitian yang dilakukan Stefi Priescha Tauro, dkk. (2013)
Penelitian ini berjudul “Analisis Biaya Penggunaan Alat Berat Pada Pekerjaan Tanah (Studi Kasus :Perencanaan Bandar Udara Lokasi Desa Pusungi Kec. Ampana Tete Kab. Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah)”. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa:  Antara kedua metode terdapat perbedaan yang cukup jelas dimana pada metode SNI waktu efektif kerja adalah 7 jam. Hal ini mengakibatkan penggunaan alat berat yang berlebihan, dan waktu pelaksanaan yang lama serta biaya-biaya lain yang bertambah. Sedangkan pada analisis harga satuan jadi di lapangan waktu kerja efektif adalah 8 jam. Hal ini mengakibatkan hasil perhi-tungan yang berbeda dengan perhitungan yang menggunakan waktu efektif 7 jam.

3.  Alat-Alat Konstruksi
Di samping kebutuhan material maka peralatan juga menjadi hal  yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu proyek. Sekarang ini dengan tersedianya macam-macam alat konstruksi, baik mengenai kapasitas maupun spesialisnya, maka efektivitas dan efisiensi penggunaan terletak kepada program pengelolaan dan tingkat disiplin dalam melaksanakan program-program kegiatan proyek. Adapun program tersebut meliputi seleksi pengadaan, operasi dan pemeliharaan, keputusan membeli atau menyewa, dan standarisasi (Imam Soeharto, 2001).

4. Klasifikasi Alat Berat
Secara umum alat berat dapat dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Salah satunya adalah pengklasifikasian alat berat berdasarkan klasifikasi fungsional dan operasiaonal (Rostiyanti, 2008).

a.        Klasifikasi Fungsional
Klasifikasi fungsional alat berat adalah pengelompokan alat tersebut berdasarkan fungsi-fungsi utama alat tersebut (Rostiyanti, 2008).
Berdasarka fungsinya maka alat berat digolongkan menjadi tujuh fungsional dasar, antara lain:
1.             Alat pengolah lahan,
2.             Alat penggali ,
3.             Alat pengangkut,
4.             Alat pemroses material,
5.             Alat penempatan akhir material,
6.             Alat pemadatan,
7.             Alat pemindah  material.

5.  Rencana Pengadaan Alat
Perencanaan alat  adalah usaha yang dilakukan untuk menghitung atau memperkirakan kebutuhan alat di dalam mendukung pelaksanaan proyek yang telah direncanakan. Perencanaan detail alat dilakukan saat proyek akan dimulai, dimana pada tahap ini sudah mempertimbangkan metode konstruksi pekerjaan yang sudah disempurnakan sehingga tidak terdapat kendala lagi baik dalam pengadaan alat maupun pelaksanaan kerja.

6. Biaya Peralatan konstruksi
Biaya peralatan konstruksi merupakan biaya yang timbul atas pengadaan alat itu sendiri baik biaya operasi maupun biaya kepemilikan. Biaya biaya tersebut dapat dibagi menjadi 3 (tiga) kategori (Ervianto,2004):
a.    Biaya tetap
b.    Biaya tidak tetap
c.    Biaya penyusutan

H.    Metodologi Penelitian

1. Objek Penelitian
Pada penelitian Tugas Akhir ini sebagai objek penelitian adalah alat-alat berat yang digunakan dalam pekerjaan proyek pembangunan Waduk Ono Gauko di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Proyek pembangunan ini dikerjakan oleh P.T. Duta Graha.

2. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data penelitian dilakukan agar mendapatkan informasi secara akurat dan teliti. Untuk mendapatkan informasi tersebut maka dilakukan dua jenis penelitian, yaitu:

a.         Studi kepustakaan
Pada studi kepustakaan dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi tentang hal-hal yang berhubungan dengan alat berat pada proyek konstruksi yang bersumber dari literatur, buku, jurnal dan makalah. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan landasan-landasan teori yang berguna sebagai penunjang penelitian.

b.        Studi lapangan
Studi lapangan merupakan tinjauan langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh informasi. Untuk memperoleh informasi tersebut, maka perlu dilakukan pengamatan langsung dan wawancara langsung dengan staf kontraktor, operator, dan para pekerja yang mengerti dan terlibat langsung dalam pengolaan alat berat di lapangan. Tinjauan lapangan dimaksudkan agar peneliti dapat melihat peristiwa sebenarnya pada lokasi penelitian. Tinjauan ini dilakukan dengan cara mendatangi langsung lapangan untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan.

3. Jenis dan Sumber Data
        Ada dua jenis sumber data dalam penelitian, yaitu:

a.       Data primer
Data-data yang dikumpulkan dari studi kasus pengamatan di lapangan yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan atau para teknisi lapangan. Jenis data primer yang dikumpulkan adalah:
1.             Jenis alat yang digunakan dan kapasitasnya,
2.             Jenis pekerjaan yang menggunakan alat berat,
3.             Lama pekerjaan dan kondisi lapangan.

b.        Data sekunder
Data sekunder adalah segala informasi yang berkaitan  dengan studi yang sedang dilaksanakan. Data-data ini diperoleh dari studi literatur sebagai referensi yang berupa buku-buku, jurnal, makalah, e-book dan internet. Selain itu juga data sekunder dapat pula diperoleh dari instansi terkait seperti perusahaan pengelola alat berat dan dinas pekerjaan umum.

4. Analisa Data
Analisa data merupakan tindaklanjut setelah data berhasil dikumpulkan baik data primer maupun data sekunder. Analisa data-data tersebut adalah:
a.         Menganalisis jenis alat dan produktivitasnya,
b.        Menghitung anggaran estimasi alat berat,
c.         Menganalisis perbandingan dengan analisisa volume lapangan dan perencanaan.

5. Bagan Alir Penelitian
Agar suatu penelitian memperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan maka peneliti memandang perlu dan sangat penting untuk menetapkan langkah-langkah yang dituangkan dalam metode penelitian. Langkah-langkah penelitian  ini digambarkan dalam bagan alur berikut ini:

I. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

            Jadwal pelaksanaan penelitian serta penulisan Tugas akhir ini akan dilaksanakan  selama dua bulan dimulai pada bulan Desember 2014 sampai dengan Februari 2015.  Adapun rencana pelaksanaan  Penelitian ini secara lengkap dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

J.     Penutup
Demikian Proposal penelitian ini saya ajukan, besar harapan saya disetujui dan diberikan kesempatan untuk melakukan penelitian ini.

K.     Daftar Pustaka

Rostiyanti,F.S., 2008. Alat Berat untuk Proyek Konstruksi. Edisi kedua. Penerbit Rineka Cipta.
Wilopo Djoko, 2009. Metode Konstruksi dan Alat-Alat Berat. Penerbit Universitas Indonesia Press.
Sosrodarsono S., 1985. “Perhitungan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Dengan Alat-Alat Berat”. Departemen Pekerjaan Umum. Badan Penerbit Pekerjaan Umum.
Soeharto, I., 2001. Manajemen Proyek, “Dari Konseptual Sampai Operasional”. Edisi kedua. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Rochmanhadi, 1992. Alat-Alat Berat dan Penggunaannya. Departemen Pekerjaan Umum. Badan Penerbit Pekerjaan Umum.



Dapatkan file dalam bentuk Pdf. KLIK:
Download Button

Baca selengkapnya